Total Tayangan Halaman

Kamis, 29 Desember 2011

Wi-max

Wi-max adalah singkatan dari Worldwide Interoperability dor Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar ( broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. Wi-max merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, Wi-max juga merupakan teknologi dengan open standar, dalam arti komunikasi perangkat Wi-max dia antara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan. Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), Wi-max dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband 'last mile' ataupun backhaul.



TEKNOLOGI Wi-max dan layanannya


BWA WiMAX adalah standards-based technology yang memungkinkan penyaluran akses broadband melalui penggunaan wireless sebagai komplemen wireline. WiMAX menyediakan akses last mile secara fixed, nomadic, portable dan mobile tanpa syarat LOS (NLOS) antara user dan base station. WiMAX juga merupakan sistem BWA yang memiliki kemampuan interoperabilty antar perangkat yang berbeda. WiMAX dirancang untuk dapat memberikan layanan Point to Multipoint (PMP) maupun Point to Point (PTP). Dengan kemampuan pengiriman data hingga 10 Mbps/user.
Pengembangan WiMAX berada dalam range kemampuan yang cukup lebar. Fixed WiMAX pada prinsipnya dikembangkan dari sistem WiFi, sehingga keterbatasan WiFi dapat dilengkapi melalui sistem ini, terutama dalam hal coverage/jarak, kualitas dan garansi layanan (QoS). Sementara itu Mobile WiMAX dikembangkan untuk dapat mengimbangi teknologi selular seperti GSM, CDMA 2000 maupun 3G. Keunggulan Mobile WiMAX terdapat pada konfigurasi sistem yang jauh lebih sederhana serta kemampuan pengiriman data yang lebih tinggi. Oleh karena itu sistem WiMAX sangat mungkin dan mudah diselenggarakan oleh operator baru atau pun service provider skala kecil.
Wi-max Di Indonesia
Di Indonesia, izin prinsip penyelenggaraan jaringan WiMAX di frekuensi 2,3 GHz diberikan melalui proses lelang yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi Depkominfoyang hasilnya diumumkan pada 16 Juli 2009 [1][2]. Hasil lelangnya adalah:

ZonaWilayahPemenangNilai (Rp)
1Sumatera UtaraPT First Media7.201.000.000
2Sumatera Bagian Tengah *)PT Berca Hardaya Perkasa5.125.000.000
3Sumatera Bagian Selatan *)PT Berca Hardaya Perkasa5.125.000.000
4Banten dan JabodetabekPT First Media121.201.000.000
5Jawa BaratPT Comtronic System dan PT Adiwarta Perdana (konsorsium)25.218.000.000
6Jawa TengahPT Telkom18.654.000.000
7Jawa TimurPT Comtronic System dan PT Adiwarta Perdana (konsorsium)31.518.000.000
8Bali dan NTBPT Berca Hardaya Perkasa5.100.000.000
9PapuaPT Telkom775.000.000
10Maluku dan Maluku UtaraPT Telkom533.000.000
11Sulawesi SelatanPT Berca Hardaya Perkasa5.299.000.000
12Sulawesi Bagian UtaraPT Telkom , PT JASNITA TELEKOMINDO1.177.000.000
13Kalimantan BaratPT Berca Hardaya Perkasa6.991.000.000
14Kalimantan Bagian TimurPT Berca Hardaya Perkasa3.490.000.000
15Kepulauan RiauPT Berca Hardaya Perkasa4.000.000.000.


mungkin hanya sekian yang dapat saya informasikan, saya Fadillah adam melaporkan di karawang.
:) salam olahraga.